Pemimpin……

April 26th, 2010 by sigitbudiarto

Apa yang tersirat di benak kita tentang arti Pemimpin..? seorang yang bijak yang penuh dengan petuah-petuah bernas, berwibawa,tapi juga sangat dihormati oleh anak buahnya?…ataukah seorang yang bermuka masam,selalu ketus,mau menangnya sendiri dan mengabaikan pendapat orang lain,dia hanya ingin anak buahnya takut oleh kekuasaannya?….ataukah seorang yang penuh dengan canda tawa, tidak pernah marah, egaliter, namun ucapan mengandung kekuatan yang bisa menggerakkan semua sumber daya manusia….semua itu hanyalah definisi-definisi yang dangkal tentang Pemimpin.

Mungkin Pemimpin adalah Seberkas Sinar yang menerangi kegelapan,ia bagai lilin yang rela tubuhnya habis terbakar untuk memberi manfaat bagi orang lain. Kehadirannya begitu dirindukan, kata-katanya selalu menyejukkan. Pemimpin sejati akan selalu terkenang bukan karena pedangnya, namun karena senyum dan ketulusan hatinya.

Rindu kami pada Pemimpin yang benar2 mencontoh perilaku Mulia Junjungan Kita Nabi Besar Muhammad SAW….

Mie Ayam enak……

April 22nd, 2010 by sigitbudiarto

Tahukah Saudara, tepat di depan kantor Pemkab. Madiun jalan alun-alun utara Madiun, ada destinasi kuliner yang maknyus. Ya..mie ayam Bu Sakat yang letaknya pas didepan pintu masuk areal Kantor Pemkab Madiun (di Trotoar alun-alun). Dengan porsi yang cukup, kuah yang “dijamin ” uenak,dipadu bawang goreng dan sawi hijau yang menggugah selera,plus irisan daging ayam yang lembut pasti akan segera menggugah selera makan anda. Saya sebenarnya bukan pecinta mie,tapi entahlah pertama kali mencoba mie Bu Sakat ini,langsung ketagihan. Saya rekomendasikan untuk dicoba (****)…..Selamat menikmati kekhasan suasana alun-alun Madiun.

Hangatnya kopi dan Jadah bakar

April 20th, 2010 by sigitbudiarto

Satu lagi tempat yang tidak boleh dilewatkan bagi anda penggemar “cangruk/gadangan”, yaitu menikmat kopi nikmat dan jadah bakar diseputaran Stasiun Madiun. Bagi penikmat kopi di Madiun tentu tempat ini menjadi sebuah tempat favorit untuk mendinginkan hati dan pikiran sambil melewati malam. Mau Kopi Hitam, Kopi Jahe, Teh Jahe, Kopi Susu, Teh susu dipadu dengan Jadah Bakar plus tempe Goreng menjadi sajian yang maknyus di malam hari. Di sepanjang Trotoar depan Stasiun sampai dengan Markas Ajenrem,silahkan anda rasakan sensasi cangkrukan. Mungkin dengan ini, akan muncul banyak ide2 besar anda…Silahkan mencoba

Semangatku….

April 20th, 2010 by sigitbudiarto

Semangatku ada padamu anakku….

Disaat ayahmu mengarungi waktu,menepis malam dengan renungan

Kau telah lelap dalam tidurmu……..

Semangatku ada padamu anakku…..

Disaat ayah dan ibu pulang mengayuh asa, dengan peluh  dan rasa lelah

Kau menyambut dengan gelak tawa…..

Semangatku ada padamu anakku…..

Semoga kami bisa menjagamu,menuntunmu bagai amanah yang

telah diberikan Tuhan pada kami……

Caruban, Ibukota Kabupaten Madiun

April 20th, 2010 by sigitbudiarto

Caruban….pernahkah anda singgah atau sekedar melewati kota kecil dipersimpangan jalur ke arah Madiun atau Ngawi Solo?….Ya kota kecil dimana aku pernah merajut masa-masa remaja SMA di awal tahun 90an,kini didepan mata secara resmi akan ditetapkan Pemerintah menjadi Ibukota Kabupaten Madiun.  Menurut sejarah,memang Kabupaten Madiun diera Kasultanan Mataram merupakan entitas yang tidak terpisahkan dengan konsep kosmologi jawa dalam penataan bangunannya, yaitu segitiga yang tidak terpisahkan antara Pendopo,  Masjid Ageng dan Alun-alun. Pendopo sebagai representasi Penguasa/Pemimpin/Umaro. Masjid Ageng sebagai representasi hubungan antara Manusia dengan Allah (Hablum minnallah) dan Alun - Alun sebagai representasi hubungan antar manusia (Hablum minnanas).  Seiring dengan bergulirnya waktu, dengan didirikannya Kota Madiun di Jaman Pendudukan Belanda berikut disertai dengan wilayah secara administratif, maka perlahan lahan keberadaan “Madiun” sebagai Ibukota Kabupaten Madiun semakin berkurang, dan jauh berkurang hingga era Otonomi Daerah sekarang ini.  Agar Eksistensi “Ibukota Kabupaten” benar-benar menjadi sesuai entitas yang nyata, maka diperlukan sebuah keberanian untuk memilih lokasi baru yang akan dijadikan Ibukota Kabupaten Madiun. Dan pilihan itu jatuh pada Caruban,sebuah kota yang entah darimana asal muasalnya kata Caruban itu seolah menjadi perekat dan penghilang sekat wilayah Kecamatan Mejayan, Wonoasri, Pilangkenceng dan Saradan yang saling bertetangga untuk disebut sebagai ” Wong Caruban”. Mudah2an pula Kota Kecilku ini yang menjadi urat nadi lalu lintas trans jawa jalur selatan mampu semakin menggeliat, maju namun tanpa mengorbankan filosofi “Carubanan” yang khas. Yaitu sikap heterogenisme, egaliterian dan toleransi yang tinggi. Semoga pula Konsep Kosmologi Jawa dalam penataan bangunan yaitu Pendopo,Masjid dan Alun-alun mampu ditampilkan kembali di Caruban,walaupun secara Historis kita masih punya Pendopo di Madiun yang sampai kapanpun akan menjadi bagian dari Kabupaten Madiun. Disanalah Pendopo yang asli, Pendopo yang tak lekang oleh waktu menjadi perekat 15 Kecamatan dan 206 Desa / Kelurahan yang ada di Kabupaten Madiun. Semoga………….

Jumpa lagi……

April 20th, 2010 by sigitbudiarto

Maaf banget nih Sdr2….lama banget aku ndak buka blog ini.  Mungkin karena kesibukan yang terkadang bikin kita males nulis. Padahal menulis ibarat kita mengasah pedang hati dan pikiran kita. Semakin kita sering mengasahnya, maka akan semakin tajam (dalam menyikapi dinamika dan kompleksitas hidup dan permasalahannya)…..Insya Allah mulai sekarang aku rajin nulis di Blog ini…mohon dukungan dan doa restunya….

Bencana dan Cobaan……

Mei 24th, 2009 by sigitbudiarto

Hati pilu melihat tangis menyayat keluarga korban Hercules yang jatuh di Ds. Geplak Karas Magetan. Ada dua sisi yang harus kita terima sebagai umat yang beriman. Ini mungkin bencana, tapi ada makna lain yang harus kita terjemahkan dari hati nurani yang terdalam,ini mungkin juga cobaan. Yang harus kita petik dari peristiwa itu adalah bagaimana kita mengelola apa yang ada dengan bijak dan arif, apakah itu alam,peralatan kehidupan seperti moda transportasi,anak istri kita sehingga kita akan benar-benar menjadi Insan yang bertanggungjawab, tanpa harus sibuk mencari kambing hitam. Terkadang Allah memberi Cobaan dengan beribu-ribu jalan……SEMOGA ALLAH SWT.MENERIMA AMAL IBADAH PARA KORBAN HERCULES…..AMIN.

Komunitas Kaki 5

Mei 24th, 2009 by sigitbudiarto

Melihat perkembangan Kota tercinta Madiun,sungguh sebuah hal yang tidak boleh begitu saja dilewatkan begitu saja. Dahulu 10 tahun yang lalu,mungkin keramaian malam hari hanya berkutat di seputar alun-alun,h.agus salim dan stasiun saja. Tapi sekarang sungguh ruaarrrr biassaaaa….komunitas kaki 5 telah merambah seluruh penjuru kota dengan berbagai sajian khas yang ditawarkan, mulai kopi jadah bakar,ayam penyet,pecel,tahu petis,bakso,penthol,gorengan dll. Sentra-sentra nya sekarang telah menyebar dan tumbuh pesat seperti di jl.Diponegoro,jl.cokrominoto,seputaran pasar burung,dumai dll. Semarak deh…semakin banyak tempat cangkruk bagi muda mudi….

Bakso Solo depan Pasar Burung

Mei 24th, 2009 by sigitbudiarto

Dah lama ya aku ndak nulis di Blog ini…yah mungkin aktivitas kerja yang numpuk2 nih…Satu lagi tempat jajan yang wajib dikunjungi  di Madiun. Kemarin ceritanya aku dan istri tersayang jalan jalan berduaan (anak2 dirumah dengan neneknya). Nah, ketika lewat depan Pasar Burung Srijaya mencium aroma bakso hangat timbul nih suara orkestra plus keroncong dari bilik pencernakan. Tanpa menunggu injury time, langsung tuh bola diarahkan ke Kios Bakso Solo. Wah,bener Bro N Sis…uenak tenan,mantab. Ada bakso kotak,bakso besar,tahu dan pernak-pernik kebaksoan yang lain. Mak nyus (kata Bondan W)…..ditambah dengan Lontong yang diiris tipis2 wah jadi kenyang nih perut. Baksonya yang legit dengan aroma khas sapi asli,ditambah kuahnya yang terasa kaldunya, ehm…ndak nyangka kalo se-porsi cuman 6 ribu rupiah….cobain deh….selamat jalan-jalan

Carrefour, Oh Carrefour

Nopember 26th, 2008 by sigitbudiarto

Kmarin tgl. 21 Nopember 2008 secara resmi Pusat Perbelanjaan Modern Carrefour hadir di Kota Madiun, melengkapi riuhnya persaingan retail sebelumnya seperti matahari, pasaraya sri ratu, gyant dan tentunya pasar besar madiun (yang kini bernasib tragis, terbakar dan belum direhabilitasi).

Fenomena apa ya saat ini? apa ini sebuah anomali?….ketika Carrefour dibuka secara resmi sampai hari ini saya nulis, crowdeed minta ampun. Areal parkir yang begitu luas padat berisi, sampe melebar ke jalan jalan disekitarnya. Antrean di Kasir mengular hingga harus nunggu 1 jam lebih, hanya untuk membayar sekantong apel….

selamat berbelanja, lupakan krisis sejenak, lupakan harga saham anjlok..belanja belanja saja…bravo konsumerisme